Terlepas akhirnya termotivasi dan melaksanakannya ato kaga.
Salah satu buku kesukaan g adalah “Who will cry when you die”-nya Robbin Sharma. (diterbitkan oleh Bhuana Ilmu Populer) Dan, salah satu artikel kesukaan g adalah di bab 18 mengenai bangun pagi.
G itu orangnya susah bgt yang namanya bangun pagi. (bahkan mama papa g, kalo liad g bangun pagi, pasti karena g mo jalan2, ato gak, ada maunya. :P )
Tapi, pas baca ini, g mulai tergelitik ‘kembali’ (karena sebenernya, ini artikel ini dah g baca lama bgt) untuk bangun pagi. G rasa gak ada kata terlambat toh??
Dan ini adalah, artikel tsb. Enjoy it!!
Sapa tau, lo juga bisa bergabung (ama g) dengan klub jam 5 pagi. Hehehe..
Bab 18
Bangunlah Lebih Pagi
Bangun pagi merupakan hadiah yang Anda berikan untuk diri sendiri. Beberapa disiplin memiliki kekuatab untuk mengubah hidup Anda seperti halnya bangun pagi.Dalam buku The Monk Who Sold His Ferrari, saya menantang pembaca untuk “bangun bersama Matahari” dan menawarkan sejumlah ide untuk membantu mereka mengolah disiplin hidup yang baru ini. Dan banyak
Salah seorang pembaca The Monk, seorang eksekutif pemasaran, menulis bahwa tingkat stresnya menurun drastic setelah ia mulai bangun pagi sehingga timnya di kantor memberikan sebuah penindih kertas dengan tulisan berikut ini: “Untuk Pemain Paling Berhasil kami. Apa pun yang Anda lakukan, teruskan. Anda adalah inspirasi bagi kami semua.” Ia dulu selalu bangun siang, lalu berjanji untuk bangun pagi dan menghabiskan hari-harinya dengan mengejar waktu yang hilang ketika ia berlama-lama di bawah selimut. Jadi selagi keluarganya (dan dunia di sekitarnya) masih tidur, ia sudah bangun, Awalnya ia mulai bangun pukul 06.00, kemudian pukul 05.30, dan akhirnya pukul 05.00. Selama waktu bebas ia menciptakan ini, ia akan melakukan semua hal ia senangi namuntidak pernah memuliki waktu untuk melakukannya. Mendengarkan musik klasik, menulis surat, membaca buku-buku klasik, dan jalan pagi adalah beberapa aktivitas yang ia gunakan untuk menyalakan kembali semangatnya dan berhubungan kembali dengan bagian dirinya yang ia piker tekah hilang, dengan bangun pagi, ia menjadi peduli kepada diri sendiri lagi, dan dengan melakukannya, ia menhadi orangtua, pasangan, dan profesional yang lebih baik.
Untuk mengolah kebiasan bangun lebuh pagi, hal pertama yang perlu diingat adalah bahwa ini berkatan dengan kualitas, bukan kuantitasnya, lebih baik tidur enam jam dengan nyenyak daripada sepuluh jam tidur dengan gelisah dan terganggu. Berikut ini empat tip untuk membantu Anda tidur lebih nyenyak:
- Jangan mengingat hal-hal yang terjadi sepanjang hari selagi Anda berbaring di temot tidur dan mencoba untuk tidur.
- Jangan makan sesudah pukul 20.00 (jika Anda harus makan sesuatu, makanlah sup).
- Jangan menonton berita sebelum tidur.
- Jangan membaca di tempat tidur.
Namun menyerah setelah tujuh hari karena terlalu sulit adalah seperti mengatakan bahwa Anda mencoba mengikuti les bahasa Prancis selama seminggu namun menyerah karena Anda belum dapat berbicara dengan bahasa Prancis. Perubahan hidup membuthkan waktu, usaha, dan kesabaran. Namun hasil yang akan Anda peroleh membuat stress awal yang Anda alami terasa berguna.
(sapa tau, karena liad modelnya g, kalian jadi semakin berminat baca tu buku.. hehe :D)
Enjoy the wisdom of the book!!
Molly Folly.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar